Jumat, 16 Februari 2024
Kamis, 15 Februari 2024
KUESIONER SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (SKM) UOBF PUSKESMAS WANASARI
Senin, 20 Maret 2023
ERADIKASI FRAMBUSIA (PATEK)
Pemberantasan penyakit frambusia di Indonesia dimulai sejak tahun 1912 oleh Dr. Kodijat dibeberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan neo salvarsan. Pemberantasan secara nasional dimulai sejak 1950 melalui proyek TCP (Treponema Control Program) dan kemudian pada tahun 1952 dilanjutkan dengan Treponema Control Programme Simplified (TCPS).
Frambusia merupakan penyakit yang dapat dieradikasi karena penyakit ini hanya pada manusia, terdapat di daerah fokus dibeberapa kabupaten, mudah diagnosis oleh petugas di unit pelayanan kesehatan, pengobatannya hanya dengan sekali suntik Benzathine peniciline; tidak ditemukan resistance obat; kuman hanya dapat hidup dalam tubuh manusia; dan jumlah kasus relatif kecil.
Tujuan pemberantasan penyakit frambusia adalah menemukan dan mengobati penderita dan kontak penderita, memutuskan mata rantai penularan. Mengingat di beberapa daerah masih terdapat kantong-kantong frambusia yang belum dapat diberantas serta banyaknya petugas kesehatan yang kurang trampil dalam mengdiagnosa penyakit frambusia. Semoga dengan ulasan singkat ini diharapkan dapat membantu untuk mengingkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas khususnya dan masyarakat di lapangan dalam mendeteksi dan menangani penderita frambusia.
Sabtu, 16 Juli 2022
PENYULUHAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS WANASARI
HIPERTENSI
DEFINISI
Hipertensi
atau tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah sistolik
lebih tinggi atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik
mencapai sama dengan atau 90 mmHg. Hipertensi sering disebut The
Silent Killer karena sering tanpa keluhan. Setidaknya ada dua
kategori hipertensi berdasarkan penyebabnya yakni :
·
Hipertensi Primer (Essensial) merupakan penyakit tekanan darah
tinggi yang tak diketahui penyebabnya. Penyakit hipertensi ini menyerang sekitar
90% pasien hipertensi.
·
Hipertensi Sekunder merupakan tekanan darah tinggi yang diketahui
penyebabnya antara lain karena kelainan pembuluh darah ginjal, penyakit
kelenjar adrenal (hiperaldosteronisme), gangguan kelenjar tiord (hipertiroid)
dan lainnya. Kasus hipertensi sekunder setidaknya ditemukan pada 10% penderita
hipertensi.
Senin, 06 April 2020
WAJIB PAKAI MASKER DI LINGKUNGAN PUSKESMAS WANASARI
UPDATE COVID-19
2. http://corona.jatengprov.go.id/
2. https://www.cnnindonesia.com/
3. https://www.covid19.go.id/
Selasa, 31 Maret 2020
Senin, 30 Maret 2020
Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Novel Coronavirus (2019-nCoV)
Rabu, 08 Agustus 2018
PRODUK LAYANAN PUSKESMAS WANASARI BREBES
Jumat, 16 Maret 2018
Rockport (Tes Kebugaran Jantung – Paru dengan Jalan / lari 1, 6 Km)
A. Deskripsi
Tes Jalan Rockport merupakan salah satu metode yang biasa dipakai untuk menilai kesanggupan kardiovaskuler saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobik. Orang yang dites diminta berjalan secepat mungkin (sesuai kesanggupan) sejauh 1 mil, lalu dihitung waktu tempuhnya (dalam menit) dan denyut nadinya dalam satu menit. Tes ini dapat dilakukan pada semua orang, baik pria maupun wanita, setelah dinyatakan aman untuk melakukannya oleh dokter pemeriksa. Tes ini mudah dilakukan, tidak memerlukan banyak peralatan, dan murah.
B. Alat yang digunakan
- Pengukur waktu : jam dengan penunjuk detik atau stopwatch
- lintasan halus sejauh 1 mil/1609 meter (bisa bolak-balik dengan total jarak 1 mil/1609 meter)
Sabtu, 14 Desember 2013
Jumat, 10 Mei 2013
RISET KESEHATAN DASAR (RISKESDAS) TAHUN 2013
• Riskesdasmerupakansurveiberkalamemantauindikatorterkaitderajatkesehatanmasyarakat, danindikatorpelayanankesehatanmasyarakat
• HasilRiskesdas2007 telahdimanfaatkandenganbaikuntukperumusankebijakankesehatanbaikdi tingkatPusat, ProvinsidanKabupaten
• HasilRiskesdas2010 telahdimanfaatkanuntukmengukurkemajuanpencapaiantarget MDG’s bidangKesehatan• Dari Riskesdas2007 telahdikembangkanIPKM untukmenilaidisparitaspembangunankesehatantingkatkabupaten/kota
• Dari Riskedas2007 dan2010 telahdinilaiperubahanIPKM tingkatprovinsikhususnyaterkaitindikatorMDG’s
• Riskesdas2013 diperlukanuntukmenilaiperubahanindikatorterkaitderajatkesehatantingkatNasional, Provinsi, danKabupatendanmenilaikembaliperubahanIPKM hasilpembangunankesehatantingkatkabupaten/kota
• Agar Riskesdas 2013 dapat berjalan dengan baik diperlukan persiapan yang matang pada tahun 2012
Selasa, 22 Januari 2013
VEKTOR PENYAKIT (Penyakit berbasis Lingkungan)
Senin, 21 Januari 2013
Demam Berdarah (breakbone demam, demam berdarah dengue)
Apakah demam dengue?
Demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan nyamuk yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini terutama tropis berasal tapi kadang-kadang warga atau pengunjung dari negara lain dapat tiba di negara ini dengan demam berdarah. Meskipun kasus-kasus yang berasal di Amerika Serikat adalah hampir tidak dikenal, tingkat epidemi baru-baru ini telah dilaporkan di bagian Karibia dan Amerika Tengah.Siapa yang mendapat demam berdarah?
Demam berdarah dapat terjadi pada orang dari segala usia yang terkena nyamuk yang terinfeksi. Penyakit ini terjadi terutama di Asia tropis dan Karibia, biasanya selama musim hujan di daerah dengan tingginya jumlah nyamuk yang terinfeksi.Bagaimana penyebaran demam berdarah?
Demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi dari.Apa saja gejala demam berdarah?
Demam berdarah ditandai dengan pesatnya perkembangan demam yang dapat berlangsung dari dua sampai tujuh hari dengan sakit kepala, sendi dan otot intens dan ruam. Perdarahan ringan dari hidung atau gusi mungkin terjadi. Bentuk berdarah demam berdarah lebih parah dan berhubungan dengan hilangnya nafsu makan, muntah, demam tinggi, sakit kepala, kesulitan bernapas dan sakit perut. Shock dan peredaran darah kegagalan mungkin terjadi. Diobati dengue hemorrhagic hasil kematian dalam 40 sampai 50 persen dari kasus.Rabu, 26 Desember 2012
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Selasa, 18 Desember 2012
7 PENYAKIT YANG PERLU DIWASPADAI PADA SAAT MUSIM HUJAN
Jakarta, 29 November 2012
Penyakit Diare sangat erat kaitannya
dengan kebersihan individu (personal hygine). Pada saat musim hujan
dengan curah hujan tinggi maka potensi bajir meningkat. Banjir berkaitan
erat dengan kebersihan, pada saat banjir sumber-sumber air minum
masyarakat khususnya sumber air minum dari sumur dangkal akan ikut
tercemar, sehingga ketersediaan air bersih menjadi terbatas dan
potensial menimbulkan penyakit Diare disertai penularan yang cepat.
Demikian penjelasan Direktur Jenderal
Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Prof. dr. Tjandra Yoga
Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, mengenai beberapa hal yang
berkaitan dengan penyakit menular yang harus diwaspadai pada saat
banjir, sebagaimana diterima Pusat Komunikasi Publik melalui surat
elektonik (27/11). |
Senin, 04 Juni 2012
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) 2011 (NEW)
Sedangkan di bidang pemeliharaan kesehatan harus dipraktekkan perilaku ikut serta dalam jaminan pemeliharaan kesehatan, aktif mengurus dan atau memanfaatkan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM), memanfaatkan Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lain dan lain-lain.
Jumat, 01 Juni 2012
YUK BELAJAR Epi Info™ 7 (AJA KALAH NYACAK)
Kamis, 09 Februari 2012
Avian Influenza (H5N1)
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Pemkab Brebes, dokter hewan Jhoni Murahman mengatakan, hasil pemeriksaan, kematian ayam di Desa Terlanggu, Kutamendala dan Purwodadi itu positif akibat virus flu burung.
Di Desa Terlanggu tercatat sebanyak 35 ekor ayam yang mati. Sedangkan, di Desa Kutamendala sebanyak 25 ekor dan Desa Purwodadi 2 ekor. "Hasil pemeriksaan kami memang positif penyebabnya virus flu burung," tandasnya.
Menurut dia, munculnya flu burung di tiga desa itu mulai Minggu (29/1). Guna mengantisipasi serangan meluas, saat ini telah ditangani dan masuk dalam tahap pengedalian. Yakni, mengandangkan ternak, memproteksi lalu lintas ternak di daerah terserang agar tidak keluar wilayah, dan melakukan penyemprotan kandang dengan disinfektan. "Saat ini penyemprotan kandang dengan disinfektan masih kami lakukan.". http://media.brebeskab.go.id
A. Pengertian dan epidemiologi Avian Influenza
Avian Influenza adalah penyakit infeksi pada unggas yang disebabkan oleh virus
influenza strain tipe A. Penyakit yang pertama diidentifikasi di Itali lebih dari 100
tahun yang lalu, kini muncul di seluruh dunia. Seluruh unggas diketahui rentan
terhadap infeksi avian influenza, walaupun beberapa spesies lebih tahan terhadap
virus ini dibandingkan yang lain. Infeksi ini menyebabkan spektrum gejala yang
sangat luas pada unggas-unggas, mulai dari gejala yang ringan hingga ke penularan
yang sangat tinggi dan cepat menjadi penyakit yang fatal sehingga menghasilkan
epidemi yang berat. (Aditama TY., 2004)


%20UOBF%20PUSKESMAS%20WANASARI%20BREBES%20(1).png)






.jpg)