Rhabdovirus berasal dari bahasa Yunani yaitu Rhabdo yang berarti berbentuk
batang dan Virus yang berarti virus. Jadi Rhabdovirus merupakan virus yang mempunyai
bentuk seperti batang. Rabies merupakan infeksi akut dari susunan saraf pusat yang
berakibat fatal. Virus ditularkan ke manusia melalui gigitan dan kadang melalui jilatan
(air liur) hewan yang terinfeksi rabies. Hewan yang dapat menularkan penyakit rabies
antara lain anjing, kucing, kera, dan kelelawar.
Klasifikasi
Order : Mononegavirales
Famili : Rhabdoviridae
Genom : Lyssavirus
Spesies : Rhabdovirus (Virus Rabies)
Sejarah
Rabies pertama kali ditemukan pada 2000 tahun SM, yaitu ketika Aristoteles menemukan bahwa anjing dapat menularkan infeksi kepada anjing yang lain melalui gigitan. Lalu pada tahun 1885, ketika seorang anak laki-laki berumur 9 tahun digigit oleh seekor anjing yang terinfeksi virus rabies, Louis Pasteur mengobatinya dengan vaksin dari medulla spinalis anjing tersebut. Hal ini menjadikannya orang pertama yang
mendapatkan imunitas, karena anak tersebut tidak menderita rabies. Kemudian pada
tahun 1903 ditemukan badan Negri yang bersifat diagnostik. Pada tahun 1940-an sudah
dimulai penggunaan vaksin rabies pada anjing. Penambahan globulin imun rabies untuk
manusia setelah pemaparan pengobatan vaksinasi dilakukan pada tahun 1954. Lalu pada 2
tahun 1958 dilakukan penumbuhan virus rabies dalam biakan sel. Pada tahun 1959
dilakukan pengembangan tes antibodi fluoresen diagnostik.
