Selasa, 27 September 2011

Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Ditunda Sementara / Moratorium

Pemerintah akhirnya secara resmi menetapkan penundaan sementara penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lebih dikenal dengan Moratorium selama 16 bulan yang dimulai pada tanggal 1 September 2011 hingga 31 Desember 2012. Penetapan ini ditandai dengan penandatanganan Peraturan Bersama oleh 3 menteri yaitu Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan di kantor Wakil Presiden, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada tanggal 24 Agustus 2011.

Penundaan sementara untuk penerimaan CPNS dilingkungan Kementerian Kesehatan dikecualikan bagi:
a.    Tenaga Pendidik (Dosen) pada Politeknik Kesehatan
b.    Tenaga Dokter dan Perawat pada Rumah Sakit
c.    Tenaga Sanitarian pada Kantor Kesehatan Pelabuhan

Dalam masa penundaan penerimaan CPNS tersebut Kementerian/Lembaga (K/L) serta Pemerintah Daerah harus melakukan penataan organisasi dan penataan PNS (rightsizing), selama penundaan tersebut harus melakukan perhitungan jumlah kebutuhan PNS dilingkungan satuan kerja masing-masing.

Perhitungan jumlah kebutuhan PNS tersebut dilakukan sebagai upaya penataan organisasi  dan penataan PNS (rightsizing) dalam kerangka pelaksanaan reformasi birokrasi yang selanjutnya akan mengarah pada redistribusi pegawai sesuai kompetensi.

Dalam melakukan perhitungan jumlah kebutuhan PNS harus diproyeksikan kebutuhan PNS selama 5 (lima) tahun ke depan yang pemenuhannya dari satu tahapan ke tahapan selanjutnya secara berkesinambungan dengan sasaran prioritas per tahun yang jelas.

Untuk dilingkungan Kementerian Kesehatan setiap unit kerja harus melakukan perhitungan jumlah kebutuhan PNS sebagaimana dimaksud diatas, dilarang mengembangkan/menambah organisasinya dan tidak diberikan alokasi tambahan formasi CPNS.

Hasil perhitungan semua kebutuhan tenaga, harus segera disampaikan kepada Kepala Biro Kepegawaian paling lambat akhir bulan Oktober 2011 (formulir terlampir).

Dokumen Lampiran : 
1. Surat Edaran Perhitungan Kebutuhan Tenaga di Lingkungan Kemenkes
2. Petunjuk Pengisian Pemetaan Keberadaan dan Kebutuhan PNS
3. Format Pemetaan Keberadaan dan Kebutuhan PNS
http://ropeg-kemenkes.or.id/main.php?page=berita&id=14

Senin, 19 September 2011

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


Pendahuluan

  Sejarah dan Latar Belakang

    Semenjak umat manusia menghuni planet bumi ini, sebenarnya mereka sudah seringkali  menghadapi masalah-masalah kesehatan serta bahaya kematian yang disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan hidup yang ada di sekeliling mereka seperti benda mati, mahkluk hidup, adat istiadat, kebiasaan dan lain-lain.  Namun oleh karena keterbatasan ilmu pengetahuan mereka pada saat itu, maka setiap kejadian yang luar biasa dalam kehidupan mereka selalu diasosiasikan dengan hal-hal yang bersifat mistik, seperti wabah penyakit sampar yang berjangkit di suatu tempat dianggap sebagai kutukan dan kemarahan dewata.

   Masa silih berganti, pada abad ke-19, terjadi Revolusi Industri di Inggris, era industrialisasi ini menimbulkan masalah baru pada masyarakat Inggris berupa munculnya daerah pemukiman kumuh, akumulasi buangan dan kotoran manusia, masalah sosial dan kesehatan terjadi di mana-mana terutama di kota-kota besar.

  Pada tahun 1832, terjadi wabah penyakit kolera yang dahsyat di Inggris dan membawa banyak korban jiwa manusia, John  Snow (1854) melakukan penelitian epidemiologik terhadap wabah kolera yang terjadi di Broad Street, London dan membuktikan bahwa penularan penyakit kolera yang terjadi di Inggris pada saat itu disebabkan oleh sumber air bersih yang dikonsumsi oleh masyarakat tercemar dengan bakteri Vibro-kolera.  Mulai sejak itu, konsep pemikiran mengenai faktor-faktor lingkungan hidup eksternal manusia yang mempunyai pengaruh, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap masalah kesehatan terus menerus dipelajari dan menjadi dasar pemikiran  atau cikal bakal berkembangnya suatu disiplin ilmu kedokteran yang berbasis pada  kesehatan masyarakat.              

   Profesor Winslow,1920 membuat definisi Public Health atau Kesehatan Masyarakat untuk memberikan arah dan tujuan perkembangannya dalam dunia kedokteran sesuai dengan dinamika kehidupan masyarakat dan tuntutan zaman.

□ Definisi Public Health(Winslow)


Public health is a science and art of preventing diseases, prolonging life, promoting health and efficiency   through organized  community efforts.


Public Health atau Kesehatan Masyarakat adalah ilmu dan seni untuk mencegah  penyakit,memperpanjang hidup, promosi  kesehatan dan efisiensi  dengan cara  mengorganisir kekuatan pada masyarakat  yang sering disebut sebagai Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan atau disebut Public Health and Preventive Medicine.

Kamis, 15 September 2011

Mengenal Haemorroid / Wasir / Ambeien

Wasir merupakan penyakit yang membingungkan penderitanya karena perdarahan ataupun juga nyeri  akibatnya, yang juga dapat menimbulkan kegelisahan karena tak enak duduknya, lebih-lebih jika penderitanya tak ingin pengakitnya diketahui oleh orang lain.

 
Klinik

Wasir yang sering juga disebut ambeien (Hemorhoid) adalah penyakit atau gangguan pada dubur. Wasir pada  dasarnya adalah peradangan oleh pembesaran pembuluh darah balik (vena) di daerah dubur itu; jika cukup besar pembuluh vena ini akan menonjol. Tergantung pada letaknya, penonjolan ini ada kalanya tampak atau sudah teraba di luar dubur. Ada kalanya tonjolan itu berada di sebelah dalam anus sehingga baru tampak
ataupun teraba jika mengejan; tidak jarang kedua macam tonjolan itu ada bersama-sama.

Wasir ada yang menonjol keluar jika berak harus dimasukkan kembali; ini dapat dilakukan dengan  menekannya perlahan-lahan (agar isi darah di dalamnya berkurang) sampai dapat tuntas dimasukkan. Jika  tidak terlalu besar, tonjolan wasir ini bisa juga masuk dengan sendirinya. Wasir dapat membengkak dan menjadi nyeri bila permukaannya terkena gesekan atau jika di dalamnya terbentuknya jendelan darah. 
 
Penderita wasir dapat sulit duduk atau buang air besar karena terasa sakitnya dubur tertekan itu. Wasir bisa  mengeluarkan darah, terutama setelah buang air besar. Perdarahan dapat karena robeknya vena oleh “irisan” tinja yang keras ataupun karena mengejan yang berlebihan. Akibatnya tinja tercampur darah segar atau terdapat bercak darah di celana, handuk, ataupun tisu. Jika jumlah darah yang keluar banyak, kehilangan darah yang banyak itu akan menimbulkan kelemahan karena anemia (kurang darah).
 

Kamis, 08 September 2011

PROSTAT DAN PERMASALAHANNYA

PENDAHULUAN

Kelenjar prostat merupakan salah satu kelenjar kelamin yang penting bagi pria. Kelenjar ini berperan dalam membuat senyawaan yang penting bagi pembentukan cairan semen. Cairan semen berfungsi mengangkut sperma keluar dari saluran urin (uretra) pada saat pria mengalami ejakulasi.

Dengan bertambahnya usia bagi sebagian pria, bisa berarti meningkatnya risiko terkena pembesaran prostat, yang umumnya ditandai dengan gangguan buang air kecil. Kalau dibiarkan dapat menjadi kanker. Padahal, jika ditangani sejak awal, masalah ini dapat diatasi dengan baik. Kelenjar prostat letaknya di depan rektum (bagian akhir usus besar atau sebelum anus) dan mengelilingi bagian bawah kandung kemih atau tempat penyimpanan urin (vesika urinaria).

Macam – macam gangguan prostat
- Pembesaran Prostat Jinak (BPH, Benign Prostatic Hyperplasia) adalah pertumbuhan jinak pada kelenjar prostat, yang menyebabkan prostat membesar.
- Kanker Prostat: adalah suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat.
- Infeksi Prostat (Prostatitis): adalah peradangan pada kelenjar prostat. Biasanya penyebab prostatitis tidak diketahui, tetapi kadang merupakan penyebaran infeksi bakteri dari saluran kemih.  Prostatitis juga bisa terjadi akibat infeksi jamur, virus dan protozoa.